Jambi, 3 September 2026 — Mahasiswa baru Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Fakultas Syariah, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengikuti kegiatan Kuliah Umum yang dirangkaikan dengan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Syariah Tahun 2026, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Chatib Quzwain UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi tersebut diikuti oleh mahasiswa baru Fakultas Syariah angkatan 2026, termasuk mahasiswa baru Program Studi Hukum Ekonomi Syariah. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam memperkenalkan kehidupan akademik sekaligus memberikan wawasan awal kepada mahasiswa mengenai dunia profesi dan masa depan lulusan Fakultas Syariah.
Kuliah umum mengangkat tema “Peluang, Prospek, dan Tantangan Alumni Fakultas Syariah di Masa Mendatang.” Tema tersebut relevan dengan kebutuhan mahasiswa baru untuk mulai memahami berbagai peluang yang dapat dikembangkan selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi serta tantangan yang akan dihadapi setelah menyelesaikan studi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Syariah, para Ketua dan Sekretaris Program Studi, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), Gugus Jaminan Mutu (GJM), pengelola laboratorium, tenaga kependidikan, serta mahasiswa baru Fakultas Syariah angkatan 2026.
Hadir sebagai narasumber dalam kuliah umum tersebut Aprizul Ihsan Hasibuan, S.H., M.H., Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Provinsi Jambi. Materi juga disampaikan oleh Dr. Ruslan Abdul Ghani, S.H., M.H., Dosen Fakultas Syariah dan Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Dalam pemaparannya, para narasumber memberikan gambaran mengenai perkembangan dunia hukum serta berbagai peluang profesi yang dapat menjadi pilihan bagi lulusan Fakultas Syariah. Mahasiswa diberikan pemahaman bahwa pendidikan di Fakultas Syariah tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan secara teoritis, tetapi juga perlu diikuti dengan pengembangan kemampuan praktis dan kompetensi profesional.

Bagi mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, wawasan tersebut menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan ekonomi dan bisnis syariah yang terus mengalami perubahan. Perkembangan industri keuangan syariah, perbankan syariah, bisnis berbasis syariah, ekonomi digital, serta dinamika regulasi membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki pemahaman hukum sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia ekonomi dan teknologi.
Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah memiliki peluang untuk mengembangkan karier pada berbagai bidang, baik yang berkaitan dengan hukum maupun ekonomi dan bisnis syariah. Kompetensi keilmuan yang diperoleh selama masa studi dapat menjadi modal untuk berkiprah sebagai praktisi hukum, advokat, konsultan, akademisi, peneliti, maupun pada berbagai lembaga dan sektor yang membutuhkan kompetensi di bidang hukum ekonomi syariah.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga didorong untuk mulai mempersiapkan kompetensi sejak awal masa perkuliahan. Penguasaan teori dan regulasi perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, analisis hukum, pemecahan masalah, integritas, serta pengalaman praktis.
Kemampuan tersebut menjadi semakin penting karena dunia kerja terus mengalami perubahan. Transformasi teknologi, perkembangan ekonomi digital, perubahan regulasi, serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan hukum dan ekonomi yang profesional menuntut lulusan perguruan tinggi untuk memiliki kemampuan adaptasi dan kemauan untuk terus belajar.
Mahasiswa baru juga diharapkan dapat menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk membangun kapasitas diri secara menyeluruh. Selain mengikuti proses pembelajaran di dalam kelas, mahasiswa perlu aktif mengembangkan pengalaman melalui organisasi kemahasiswaan, kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kompetisi, maupun berbagai kegiatan lain yang dapat mendukung pengembangan kompetensi dan karakter.

Bagi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, pengenalan terhadap prospek profesi dan perkembangan dunia kerja sejak awal masa studi merupakan bagian penting dalam membangun orientasi akademik mahasiswa. Mahasiswa diharapkan memahami bahwa proses pendidikan bukan hanya tentang menyelesaikan mata kuliah, tetapi juga tentang mempersiapkan diri menjadi lulusan yang memiliki kompetensi, integritas, dan daya saing.
Melalui Kuliah Umum yang dirangkaikan dengan PBAK Tahun 2026 ini, mahasiswa baru Prodi Hukum Ekonomi Syariah diharapkan memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai perjalanan akademik yang akan mereka tempuh serta berbagai peluang pengembangan karier setelah menyelesaikan pendidikan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mulai membangun orientasi akademik, kompetensi profesional, dan perencanaan karier sejak awal perkuliahan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mampu mengikuti perkembangan ilmu hukum ekonomi syariah, tetapi juga siap menghadapi perubahan dan tantangan dunia kerja di masa mendatang.
Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi terus berkomitmen memberikan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, baik dalam aspek keilmuan, keterampilan, maupun karakter. Komitmen tersebut diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam pengembangan hukum dan ekonomi syariah serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Keikutsertaan mahasiswa baru Hukum Ekonomi Syariah dalam kegiatan Kuliah Umum PBAK Fakultas Syariah Tahun 2026 menjadi langkah awal dalam membangun semangat akademik dan profesionalisme mahasiswa. Melalui proses pendidikan yang berkelanjutan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan masa depan sebagai lulusan Hukum Ekonomi Syariah yang kompeten, berintegritas, adaptif, dan berdaya saing.
Program Studi Hukum Ekonomi Syariah
Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
HES Unggul, Berintegritas, dan Berdaya Saing Global.